Mau Jadi Pebulu Tangkis? Inilah 8 Materi Bulu Tangkis yang Harus Anda Kuasai

Materi Bulu Tangkis yang dikuasai secara matang adalah modal terbaik bagi Anda yang ingin menjadi seorang pemain Bulu Tangkis. Tanpa menguasai materi secara mendasar dan menyeluruh, permainan Bulu Tangkis Anda menjadi tidak berkualitas.

Oleh karena itulah, sebaiknya Anda menguasai materinya terlebih dahulu dan mempelajarinya dengan sungguh-sungguh.

Bukan hanya aspek skill yang harus Anda perhatikan, namun juga attitude Anda. Oleh karena itu, ada banyak materi yang harus Anda pelajari secara mendasar. Terutama apabila Anda ingin menjadi pebulu tangkis handal. Berikut adalah daftar materi yang harus Anda ketahui dan kuasai sebagai seorang pemain bulu tangkis.

8 Materi Bulu Tangkis yang Harus Anda Kuasai

materi bulu tangkis

Grip

Materi Bulu Tangkis paling dasar yang harus Anda kuasai adalah Grip atau pegangan raket. Sebelum Anda dapat melakukan pukulan, Anda harus berlatih terlebih dahulu untuk memegang raket dengan baik dan benar. Apabila pegangan raket Anda tidak sesuai, dapat dipastikan pukulan Anda menjadi tidak stabil.

Terdapat 4 teknik dalam memegang raket, antara lain Forehand Grip, American Grip, Backhand Grip, dan Combination Grip. Keempat teknik ini wajib Anda pelajari karena penggunaannya yang berbeda sesuai dengan kebutuhan dan tujuan. Misalnya saja, pada Backhand Grip, arah pukulan yang akan Anda hasilkan menjadi sulit untuk diduga, sehingga dapat membuat lawan kewalahan.

Begitu pula dengan American Grip yang umum digunakan saat pebulu tangkis akan melakukan pukulan Smash. Dengan melakukan pegangan ini, para pemain bulu tangkis pun dapat dengan mudah mengarahkan shuttlecock sesuai keinginannya.

Footwork

Tak hanya gerakan tangan, gerakan kaki pun merupakan Materi Bulu Tangkis yang sangat penting. Setiap pebulu tangkis dituntut untuk mengejar kok dengan cepat, sehingga kelincahan kaki dibutuhkan.

Posisi kaki pun tidak bisa sembarangan, karena para pebulu tangkis harus selalu berada pada posisi siap untuk membalas serangan lawan.

Posisi footwork sendiri ada beberapa macam, antara lain Side by Side, Right Leg Forward, Left Leg Forward, dan Split by Stance. Untuk melakukan posisi footwork ini, kaki harus dibuka lebar agar pijakan Anda kokoh dan tidak mudah terpeleset.

Apabila Anda sudah menguasai Materi Bulu Tangkis footwork, dapat dipastikan Anda akan leluasa menjelajah dan menguasai lapangan. Dari manapun arah datang shuttlecock, Anda bisa mengejarnya dengan tepat sasaran.

Pukulan

Setelah mempelajari dasarnya, materi bulu tangkis lain yang harus Anda pelajari adalah pukulan. Seperti yang Anda ketahui, teknik pukulan yang baik dapat memberikan Anda banyak keuntungan di lapangan. Terdapat berbagai teknik pukulan yang dapat Anda lakukan saat sedang bertanding, antara lain pukulan Netting, Lob, dan Smash.

Pukulan Netting adalah jenis pukulan yang dilakukan di dekat net dengan pelan. Tujuannya, agar lawan lengah dan membuat pukulan shuttlecock nya mengenai net. Agar Anda tidak terjebak dengan perangkap ini sendiri, Anda harus lebih fokus dari lawan saat melakukan Netting.

Sementara itu, jika Anda ingin melakukan pukulan setinggi mungkin, maka Anda bisa melakukan pukulan Lob. Jenis pukulan ini dapat melambung sampai ke belakang garis lawan dan mencetak skor untuk Anda.

Namun, jika Anda lebih menyukai pukulan yang keras, maka Anda bisa melakukan Smash, pukulan menukik yang mematikan dan disertai dengan lompatan tinggi.

Servis

Menguasai materi servis dengan baik wajib hukumnya bagi pebulu tangkis. Pasalnya, apabila dilakukan dengan baik, servis dapat menjadi kesempatan emas untuk perolehan poin di awal permainan. Saat akan melakukan servis, Anda harus mencermati permainan lawan. Sebisa mungkin servis Anda membuat lawan kesulitan, bukan justru memberinya keuntungan.

Di dalam melakukan servis, terdapat 2 jenis teknik, antara lain Forehand Service dan Backhand Service. Apabila Anda ingin menyerang lawan, maka Anda dapat menggunakan teknik Forehand Service. Namun, jika Anda bertujuan untuk melakukan netting, maka Anda harus menggunakan teknik Backhand Service.

Pada Forehand Service sendiri dibagi menjadi dua teknik, yaitu Forehand Tinggi dan Forehand Pendek. Teknik Forehand Tinggi menggunakan kekuatan penuh sehingga shuttlecock akan jatuh jauh dari net. Sementara itu, Forehand Pendek lebih diarahkan agar shuttlecock jatuh di area lawan bagian depan yang tidak terlalu jauh dari net.

Dropshot

Jika Anda suka menonton pertandingan bulu tangkis, Anda akan menyadari bahwa para pebulu tangkis sering melakukan gerakan tipuan.

Mereka seolah-olah akan memukul kencang sambil melompat, padahal sesungguhnya pukulan yang mereka hasilkan pelan. ‘Tipuan’ inilah yang disebut Dropshot, yang juga merupakan Materi Bulu Tangkis yang sangat penting.

Dengan melakukan Dropshot, shuttlecock akan jatuh di sekitar net. Hal ini tentu membuat lawan kewalahan apabila ia berada jauh dari sisi net. Dropshot tentunya dapat dilakukan untuk situasi-situasi seperti ini. Namun, Anda tetap harus memperhatikan, apakah Dropshot yang dilakukan akan menguntungkan atau tidak.

Posisi Badan

Tak melulu soal teknik, posisi badan para pebulu tangkis pun harus diperhatikan. Anda harus berdiri di lapangan sesuai dengan standar yang dibutuhkan.

Di dalam permainan, cara Anda diatur agar mendukung footwork yang akan sering Anda lakukan. Dengan kata lain, posisi tersebut harus memungkinkan perpindahan yang cepat dan tepat.

Caranya, pertama-tama berdirilah tegak dengan posisi kaki agak dibuka. Tekuk lutut Anda sehingga Anda berada dalam posisi berdiri yang stabil. Pastikan pula bahwa cara berdiri Anda terasa nyaman dan rileks.

Posisi kaki yang terbuka dan ditekuk ini akan sangat berguna saat Anda harus melakukan gerakan footwork. Selain itu, apabila Anda rileks saat berdiri, Anda pun menghindari kemungkinan terjadinya cedera.

Hitting Position

Materi Bulu Tangkis selanjutnya adalah posisi yang Anda lakukan saat akan memukul shuttlecock, atau disebut Hitting Position.

Ritme permainan bulu tangkis yang cepat membuat Anda hanya memiliki waktu sepersekian detik untuk mempersiapkan diri, atau yang disebut dengan preparation, sehingga penguasaan materi hitting position harus benar-benar Anda kuasai.

Terdapat 3 teknik hitting position, yaitu Attacking Stance, Net Stance, dan Defensive Stance. Attacking Stance dilakukan ketika Anda menerima shuttlecock yang melewati kepala Anda.

Pukulan yang dihasilkan Attacking Stance sangat bertenaga, dan Anda pun dapat dengan mudah mengubah posisi Anda setelah melakukan pukulan.

Net Stance dilakukan ketika posisi shuttlecock berada di sekitar net, sehingga Anda harus melakukan posisi pukulan dari titik tertinggi shuttlecock. Sementara itu, Defensive Stance dilakukan ketika Anda menerima pukulan Smash dari lawan.

Sikap di Lapangan

Konsentrasi adalah kunci bagi setiap pemain bulu tangkis. Anda harus mampu menguasai Materi Bulu Tangkis untuk menyeimbangkan teknik footwork, pukulan, service, hingga jeli melihat kesempatan untuk melakukan netting dan drop-shot.

Kesesuaian posisi badan pun harus Anda perhatikan sepanjang waktu, agar Anda tidak melakukan kesalahan minor yang dapat berakibat fatal.

Selain berkonsentrasi, para pemain bulu tangkis pun harus menjunjung tinggi sportivitas di lapangan. Kecurangan merupakan hal yang harus dihindari. Begitu pula jika Anda mengalami kekalahan, Anda harus menerima dengan lapang dada.

Apabila Anda ingin menjadi pemain bulu tangkis, hal yang penting bukan perkara skill dan keahlian saja, namun juga sikap Anda di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *