Kenali 10 Jenis Gatal pada Kulit dan Cara Mengobatinya

jenis gatal pada kulit

Jenis Gatal pada Kulit – Kulit merupakan pelindun g bagi tubuh manusia karena itu kesehatannya menjadi sangat penting. Salah satu tanda kulit yang tidak sehat adalah kulit yang mengalami gatal–gatal.

Penyebab dan reaksi gatal pada kulit berbeda bergantung dari jenis penyakitnya. Terdapat beberapa jenis gatal pada kulit, apa saja jenisnya? Simak ulasannya.

Beberapa Jenis Gatal pada Kulit yang Perlu Diwaspadai

jenis gatal pada kulit

Eksim

Eksim kerap kali sulit dibedakan dengan psoriasis. Jenis gatal ini merupakan bentuk kelainan kulit berupa kulit memerah kering berkerak dan gatal. Pada eksim pelindung lapisan kulit rusak dan menyebabkan kulit mudah kehilangan kelembaban.

Ketika seseorang memiliki masalah kulit seperti eksim, kulit menjadi sensitif terhadap allergen, dan benda penyebab iritasi. Oleh karena itu, kulit menjadi mudah gatal dan mudah terkena infeksi.

Kondisi kulit eksim memicu rasa gatal yang terus menerus, apabila di garuk kulit akan menebal dan semakin gatal. Eksim yang digaruk akan merusak kulit dan membuat kulit terinfeksi bakteri.

Penyakit gatal ini biasa muncul di area kelopak mata, siku, lutut, dan tangan. Kekambuhan dari eksim bergantung pada kondisi lingkungan, seperti udara yang terlalu kering, perubahan temperatur, kontak kulit terhadap produk tertentu, dan lain sebagainya.

Pengobatan eksim bisa dilakukan dengan menggunakan salep berbahan dasar hydrocortisone. Namun penggunaan pengobatan jangka panjang dengan menggunakan steroid tidak disarankan karena dapat membuat kulit makin tipis.

Pencegahan yang bisa dilakukan agar eksim tidak kambuh yaitu menjaga kulit tetap lembab, hindari produk perawatan kulit dengan bahan kimia keras, gunakan sabun dengan bahan yang lembut dan hindari produk mengandung parfum.

Contact Dermatitis

Jenis gatal pada kulit yang lain yakni Contact dermatitis. Jenis gatal ini adalah tipe lain dari eksim. Contact dermatitis muncul dipicu oleh adanya kontak fisik secara langsung dengan sesuatu yang dapat mengiritasi dan menyebabkan alergi.

Tidak seperti eksim pada umumnya, contact dermatitis masih dapat disembuhkan. Penampakan contact dermatitis berupa lepuhan, bilur, dan rasa gatal.

Benda yang umumnya dapat memicu contact dermatitis yaitu pewarna rambut, kosmetik, produk perawatan kulit, cat kuku, latex, mineral tertentu, dan emas. Kontak terhadap penyebab iritasi dapat dirasakan secara langsung.

Sedangkan untuk contact dermatitis yang dipicu karena alergen, membutuhkan hingga berminggu – minggu untuk memunculkan reaksi gatal-gatal.

Cara mencegah timbulnya contact dermatitis dapat dilakukan dengan mengidentifikasi benda pengiritasi yang menjadi pemicu munculnya contact dermatitis.

Benda tersebut bisa saja berupa foundation, krim mata, deodorant, atau produk manicure. Sedangkan untuk mengetahui reaksi kulit terhadap alergen dibutuhkan tes laboratorium.

Seborrheic Dermatitis

Jenis gatal pada kulit selanjutnya yaitu seborrheic dermatitis. Penyakit ini merupakan penyakit kulit karena jamur. Biasanya penyakit ini muncul di kulit kepala, alis, tengah lipatan kelopak mata, belakang telinga, dan di sisi hidung.

Pada orang dewasa, kulit yang terinfeksi penyakit ini akan tampak menjadi kemerahan. Seborrheic dermatitis dapat terjadi karena stres, kelelahan, dan kurang tidur.

Seborrheic dermatitis yang terjadi di kulit kepala biasanya cukup di tangani dengan shampo anti ketombe. Shampo tersebut haruslah mengandung bahan yang dapat mengurangi jamur pada kulit kepala seperti zinc, salicylic acid, atau ketoconazole.

Jenis gatal pada kulit berupa seborrheic dermatitis yang muncul pada wajah dan badan dapat diobati dengan corticosteroid atau obat anti jamur. Bahan natural yang juga berfungsi untuk mengatasi seborrheic dermatitis yaitu tea tree oil dan susu magnesia.

Pityriasis Rosea

Pityriasis rosea merupakan jenis gatal pada kulit yang biasa muncul saat musim semi dan musim gugur. Penyakit ini banyak menjangkit remaja dan orang dewasa. Meskipun penyebab pastinya belum diketahui namun ada beberapa yang mungkin menjadi penyebabnya seperti alergi, jamur, atau bakteri.

Infeksi Jamur

Penyakit kulit berupa infeksi jamur biasanya muncul di area yang tertutup, hangat dan lembab seperti di bagian paha, jari kaki, selangkangan, bawah payudara dan daerah lipatan kulit. Penyakit kulit karena jamur dicirikan dengan kulit yang memerah, melepuh, dan berkerak.

Infeksi jamur pada kulit bisa disebabkan oleh kaki yang kotor ketika berjalan tanpa alas ditempat umum, penggunaan benda yang sama secara bergantian, dan penggunaan alat-alat yang tidak steril.

Pencegahan infeksi jamur di area lipatan kulit, paha, dan kaki, dapat dilakukan dengan memastikan daerah tersebut tetap kering dan beri bedak anti jamur atau bedak bayi.

Swimmer Itch

Swimmer itch dikenal juga dengan nama cercarial dermatitis. Gatal pada penyakit ini biasanya muncul setelah berenang di danau atau kolam.

Penyebabnya yaitu reaksi radang karena microscopic parasite yang hidup di air. Gejalanya berupa bintik merah, kulit gatal, dan terasa seperti terbakar. Obat yang biasa digunakan yaitu corticosteroid.

Infeksi Bakteri

Infeksi bakteri dapat terjadi pada luka yang tidak segera di obati, keropeng, dan jerawat. Hal ini bisa mulai terjadi pada bagian tubuh yang terkena bakteri lalu menyebar ke seluruh tubuh. Kulit yang terinfeksi bakteri akan tampak memerah, berdarah, lunak, dan mengeluarkan nanah.

Pengobatan dilakukan dengan minum obat antibiotik. Pencegahan agar tidak terinfeksi bakteri dapat dilakukan dengan segera membersihkan luka menggunakan air dan sabun. Lalu gunakan salep atau obat oles antibiotic, kemudian balut luka, ganti perban dua kali sehari.

Hives

Salah satu jenis gatal pada kulit yaitu hive. Ciri dari penyakit kulit hive adalah benjolan merah dan bilur. Hive muncul dikarenakan sel dalam darah melepaskan histamine, zat yang membuat tubuh meradang di picu oleh sesuatu.

Pemicu dari hive ada banyak yaitu jenis makanan tertentu, stres, gugup, suhu ekstrem, paparan bahan kimia, gigitan serangga, alergi, dan genetic.

Hive umumnya dapat hilang dengan sendirinya, dengan kompres air dingin. Jika tidak maka perlu diresepkan antihistamin. Pencegahan terbaik yaitu dengan mengenali pemicu dari hive dengan melakukan uji laboratorium lalu hindari pemicunya.

Herpes

Herpes merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh virus. Penularan virus herpes dapat melalui penggunaan barang yang sama secara bergantian, kontak fisik, dan lain sebagainya.

Penyebab herpes masih belum pasti, tapi ada beberapa hal yang dapat menjadi pemicunya yaitu imun tubuh melemah, stres, virus flu, paparan sinar matahari, atau pengobatan laser. Herpes biasanya dapat kambuh dan muncul di area yang sama.

Penegakan diagnosa herpes harus dengan pemeriksaan dari dokter. Obat yang diresepkan dokter biasanya pil Valtrex. Sedangkan untuk obat olesnya dokter akan memberi resep zovirax, biovail, dan denavir, obat tersebut dapat membantu mengurangi nyeri pada herpes.

Ruam Syaraf

Ruam syaraf adalah jenis gatal pada kulit yang dapat muncul secara tiba-tiba dengan ciri lepuhan gatal yang menyakitkan. Jenis gatal ini dapat muncul pada semua bagian tubuh mengikuti alur dari syaraf.

Ruam syaraf umumnya diderita orang tua namun juga tidak menutup kemungkinan diderita oleh orang muda. Ruam syaraf biasanya dapat hilang dalam kurun waktu 2-4 minggu.

Itulah beberapa jenis gatal kulit yang kebanyakan diderita orang. Penyakit kulit tersebut dapat disebabkan oleh banyak hal mulai dari faktor lingkungan, genetik, virus, dan lain- lain.

Ketika beberapa gejala sudah muncul pemeriksaan dokter dibutuhkan agar kondisi tidak semakin parah. Pengobatan dengan obat resep maupun tindakan sendiri, dapat dilakukan bergantung jenis gatal pada kulit yang diderita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *